25 – 28 Desember 2007, saya memberikan pelatihan (PENELITIAN TINDAKAN KELAS) bagi guru yang belum berkesempatan lulus portofolio sertifikasi guru 2007. Pelatihan terhadap guru-guru RA di Propinsi Banten yang bertempat di MAN Model Serang memberikan kesan yang luar biasa bagi saya. Pelatihan ini adalah pelatihan yang terindah dari semua pelatihan yang saya pernah berikan di berbagai kota mulai dari Aceh, Tangerang, Bekasi, Kerawang, Bogor, Jogjakarta, Jakarta, dan Kupang. Mengapa pelatihan ini paling berkesan:
Pertama: di pelatihan ini kami menciptakan sebuah lagu
Kenal dengan irama lagu “becak” yang syairnya saya mau tamasya berkeliling-keliling kota…., nah saya gunakan lagu tersebut untuk permainan ice breaking “go around the world” saya Tanya kepada para peserta, “Ada kota yang ingin dikunjungi?” serentak menjawab, “Mekah!” Lalu permainan dimulai, dan akhir permainan ini adalah pergi ke kota…memutar irama becak!Saya minta para guru bernyanyi….Luar biasa kreatifnya guru-guru RA Banten, diinspiratori dan motori oleh Hj. Murjinah yang berasal dari Parangtritis Bantul, Ngojokja, mengalirlah syair lagu ”PERGI KE MEKAH” dengan irama becak. Syairnya adalah sebagai berikut:
Pergi ke Mekah
Saya pergi ke Mekah
Berkeliling keliling ka’bah
Sambil baca Talbiah
Dan wukuf di Arafah
Lalu melempar jumroh
Ulawustho aqobah
Lari...lari...
Dari Sofa ke Marwah
Kedua, Saya ya juga mendapatkan puisi dan 1 keping VCD tentang haji.
VCD tentang Haji Nan Syarat Makna oleh Nong Ella (salah seorang guru RA Banten yang menjadi peserta) seperti doa bagi saya yang berharap untuk bisa pergi ke Baitullah. Bu Ella pun membuatkan puisi bagi saya, yang menggambarkan saya dengan kesederhanannya.
Aku terkejut….
Ketika di rumah ketua MPR itu ….
(komentar RED: kayaknya bu Ella pernah ke rumah Pak Hidayat Nurwahid)
Muncul sang nyonya si empunya rumah…
Nyariis tak bermake up…
Baju yang melilit ditubuhnya pun tak bermerek
Namun, wibawa yang dia usung lewat sikapnya
Menunjukkan, bahwa wanita itu penuh charisma….
Kini aku….. kembali terkejut…
Wanita lain berdiri dihadapanku
(komentar RED: ini ditunjukkan pada saya yang sedang geer)
Pun tak bermake up….
Pakainya pun tak bermerk…
Tapi…senyum yang selalui dia tebarkan….
Menujukkan bahwa dia memiliki berjuta pesona….
Dan…
Dua wanita itu…
Adalah wanita yang paling tawadhu
Yang pernah ku temui di jagad ini….
Serang, 13 September 2007
To Bu Yanti dari Ella
Terakhir mudah-mudahan kesan dari Nur Azizah pada saya menjadi perangkum kesan dari semua peserta yang saya latih, “Selama berlangsung kegiatan belajar mengajar di RA yang walaupun Cuma hanya 2 hari, tapi banyak kesan-kesan yang mendalam yang tidak mungkin dilupakan: kesederhanaan, tutur kata yang menyejukkan, dan dapat mengihupkan suasana”.