CATATAN HARIAN DAN BUAH PIKIRANKU

yanti's posts with tag: 7s2q

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag 7s2q
Blog EntryPerjalanan Jogja IIMar 17, '08 8:37 PM
for everyone
Jogja II: Pada perjalanan kali ini ak pergi bersama bu Evi, pergi bersama akhwat bagiku lebih nyaman.  Tujuannya adalah memberikan pelatihan tentang evaluasi pembelajaran....Oh ya di Jogja ini ada 3 sekolah Dampingan kami yang dibangun pasca gempa dengan dana dari EXXON MOBIL OIL.  setelah beres pembangunan gedung, dilakukan pula pendampingan yang tujuannya adalah membudayakan sekolah dengan PEMBELAJARAN AKTIF.  Secara pribadi aku berpendapat programnya simple, yaitu membuat sekolah mampu mengajar dengan basis student center, tapi secara pribadi aku pesimis dalam dua tahun bisa meraih itu semua, karena pemerintah saja dengan proyek2nya sejak 1980-an sudah melakukan CBSA dan kini PAKEM, tetapi sekolah-sekolah kesulitan mengadopsi CBSA & PAKEM ini.... Dua dekade sudah pembelajaran  berbasis student ini disosialisasikan dan ditrainingkan pada guru-guru bahkan ada sekolah-sekolah pilot project segala, tetapi hasil survei MBE proses pembelajaran di Indonesia kebanyakan masih teacher center dan tetap konvensional. Mengapa ini terjadi? menurut saya ada beberapa alasan kegagalannya:
1.  Guru sudah terlanjur enak dengan sistem pengajaran yang selama ini turun temurun diwariskan, dan mereka mempunyai bukti empiris banyak siswa mereka yang akhirnya berhasil menjadi orang, hata dengan pembelajaran konvensional tersebut.
2.  CBSA dan PAKEM adalah adopsi dari barat,  dan ada langkah panjang yang harus dilakukan oleh Indonesia ketika akan mengadopsi ini, karena kultur timur dalam pengajaran terlanjur mendarah daging, ingat dipesantren-pesantren yang merupakan cikal bakal pendidikan formal di Indonesia, kita mengenal metode sorogan dalam pembelajaran, yang mana peran utadz sangat sentral.  Guru sebagai orang yang serba tahu, tiba-tiba harus diubah menjadi guru dan murid sama-sama ingin tahu.  Proses ini tentu butuh waktu panjang.
3.  Pembelajaran CBSA dan PAKEM menuntut guru kreatif dan siswa aktif.  Siswa aktif ditandai dengan tingginya rasa curiosity, akses terhadap informasi, keberanian mencoba dan tidak takut salah/gagal, berani bertanya, mengemukakan pendapat, dan kemampuan menulis, serta menganalisis menggunakan logikanya.   semua tanda siswa aktif tersebut tidak muncul pada kebanyakan anak Indonesia, karena lingkungan pendidikan secara holistik (keluarga, rumah, sekolah, dan sistem)  terlanjur memplotkan mereka menjadi massa mengambang.  Guru kreatif...juga tidak muncul...mengapa? salah satu faktor adalah MUDAHNYA MENJADI GURU DAN PERCETAKAN GURU BESAR-BESARAN DI ERA LAMPAU menjadikan guru kurang terseleksi dengan baik, yang penting GURU TERSEDIA. akhirnya sosok guru seperti KI Hajar Dewantoro dan KH Ahmad Dahlan, R.A Kartini dan R. Dewi Sartika sulit ditemukan kembali, yang banyak adalah menjadi guru adalah PEKERJAAN.  Profesi guru pun tidak lagi datang dari hati, tetapi dari money (bahaya ini juga akan terjadi dengan tunjangan bagi guru tersertifikasi)
4.  Bangsa ini tidak jelas mau mengarah kemana? secara kebijakan kita lebih suka jadi bangsa buruh dan tetap terjajah, sehingga kebijakan untuk pembelajaran aktif pun setengah hati...karena pembelajaran seperti ini punya potensi membahayakan negara yang lebih suka dengan status quo sebagai negeri buruh dan terjajah.  Pembelajaran aktif berpotensi melahirkan anak-anak yang kritis, kreatif, dan inovatif....jadi pengelontoran dana pun bersipat pilih-pilih...

Jadi tujuan yang simple dari target untuk SD Pacar, MI Giriloyo 1 & 2 di Jogja tersebut, bagi saya berat sebetulnya, dan kurang menjual bagi sekolah yang didampingi, karena suatu sekolah jika ingin terkenal harus punya keunikan, proses belajar mengajar berbasis active learning, kurang menjual, selain untuk mencapainya dalam waktu dua tahun bukan hal yang mudah.  Oleh karena itu saya berpikir keras, bagaimana memperkenalkan sekolah dampingan DD ini agar dilirik oleh masyarakat Jogja kalau bisa dunia!!!! Maka hasil putaran otak dan ngobrol dengan kepala sekolah, para komite sekolah, guru-guru IT, keluarlah sebuah jargon, untuk menjadikan SDN Pacar Berbasis Linux, dan MI Giriloyo Berbasis Batik.  Lalu ditawarkan jargon ini pada kepala sekolah... 
Diperjalananku yang ke dua ini, aku dapat bernapas lega, karena bisa jalan-jalan malam di seputar malioboro, sekalian beli buah tangan....


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help