CATATAN HARIAN DAN BUAH PIKIRANKU

Blog EntryAsih Putera Dalam KenanganMar 29, '08 12:04 PM
for everyone
Asih Putera mempunyai kenangan tersendiri bagi saya.  Pendalaman dan penempaan pendidikan saya dapatkan disini.  Asih putera memang bukan persentuhan pertama saya dengan pendidikan.  Sebelumnya saya pernah terlibat penelitian gizi di SDN Dramaga, mengajar di SMP Yapsida, dan SMA Kosgoro.  Tetapi persentuhan saya dengan Asih Putera relatif lama dan juga saya membangun prestasi di sini.  karir saya disini diawali dari guru SD Islam Asih Putera (kemudian sekitar 1998/1999 berubah menjadi MI Asih Putera), dalam perjalanan menjadi guru MI yang paling membahagiakan saya adalah, ketika saya mampu memotivasi Annisa (angakatan pertama) tentang kemampuannya di sains, dan yang luar biasa adalah metode mengajar saya dengan memberi kesempatan pada anak hear, see, and touch mampu menghantarkan Eros (angkatan ke 2) meraih nilai 10 di rangkaian listrik dan rata-rata >6 di sains.  Mungkin nilai ulangan 10 itu satu-satunya yang pernah Eros dapatkan ketika di MI AP.  Selanjutnya saya menempati ketua litbang pendidikan, sebuah jabatan yang sebetulnya tidak saya inginkan, karena dalam hidup saya, saya tidak terlalu memperdulikan jabatan, bagi saya bekerja, berkarya, dan berprestasi itu saja.  Pada jabatan ini saya mencoba mengumpulkan lembar-lembar berserakan dari sejarah AP, juga dari karya guru.  LKS di bidang Terpadu pada tahap ini terus disempurnakan, baik dari sisi tampilan maupun kualitas.  Sayangnya ketika direktur madrasah dipegang oleh Lilik Chumedi tahun 2002 (Kaki tangan A Gym) litbang ini dibubarkan, otomatis semua pekerjaan yang pernah dilakukan diberhentikan juga.  Dan yang menjadi miris bagi saya, ketika tahun 2006 back a moment, tak tampak perkembangan yang berarti dari sisi kualitas LKS, bahkan boleh dibilang lebih baik kualitas dan makna yang dahulu baik dari sisi lay out, maupun isi.  Padahal nama AP sudah semerbak, mungkin terjadi ketimpangan antara kualitas SDM dengan kemajuan fasilitas????  Ketika di litbang itulah saya diamanahi untuk merintis MTS, nada ketidak percayaan akan kemampuan saya bertebaran, ketika menonton petualangan sherina ada pak edi sudrajat, pak yusuf, dan beberapa yang lainnya...mereka membicarakan saya dan meragukan kemampuan saya, ya wajar pada saat itu saya memang anak kecil, umur saya pun belum 30 tahun. Tetapi bermodal dorongan dari Pak Dedi Kuswandi dan Motivasi dari Bu Ida juga semangat dari Pak Suhana, dan dukungan guru TK AP 1 waktu itu saya maju terus dengan konsepkonsep MTS. Serangan kritis atas konsep MTS pun datang mengalir dari Bu Wisya...tetapi semuanya saya anggap sebagai kritik membangun (atau dasarnya saya cuek???kalau merasa benar tidak melanggar syara maju terus...itu prinsip saya).  Dukungan orang tua kelas 6 angkatan ke-2 yang membuat MTS AP walau tak punya ruangan, tetap berjalan dengan 24 siswa, suatu awal yang sangat baik....karena siswa dari MI AP saat itu berjumlah 36 orang.  Tahun berikutnya jumlahnya bertambah menjadi 36 dari 36 siswa AP.  Untuk dua angkatan ini saya kenal baik dengan orang tua mereka.  Angkatan ketiga bisa diyakinkan untuk memilih AP setelah saya mempresentasikan program.  Saya memang dipilih teman-teman menjadi kepala sekolah pertama, dan kesolidan guru saat itu "Bu Yuni, Bu Lilis, dan Pak Ahmad" membuat MTS berjalan sesuai dengan konsep yang diharapkan.  Sayangnya saya melanjutkan kuliah S2 dan keaktifan di MTS pun berkurang (konsekuensi sekolah adalah tidak boleh menjabat kepsek, maka kepsek sementara diserahkan pada pak suhana), Tahun 2004 dengan  berbagai kerumitan rumah tangga dan fokusing tesis, membuat saya mengajukan cuti di luar tanggungan.  Kepindahan ke Bogor 2005 juga membuat saya kian menjauh dari AP.  Kultur shock dari budaya sunda ke betawi membuat anak saya mogok sekolah, akhirnya ia balik lagi ke ap (pertengahan 2006) dan tinggal bersama neneknya, tetapi kerumitan pun terjadi lagi, yang kemudian memutuskan saya menemani anak saya untuk sementara waktu,  dan I'am back to AP, banyak hal yang menjadi asing bagi saya...ketika kembali ke MTS...beberapa nuansa upacara masih kental dengan konsep awal, tetapi suasana mentoring menjadi hambar...padahal mentoring dipagi hari adalah sarana meniupkan indahnya menjadi mujahid pejuang syariah....para guru yang mulai multikultur....terus terang saya menjadi asing di lingkungan yang dulu saya rintis....belum lagi kantor yang tidak nyaman untuk bekerja without hot spot and internet (mungkin terlanjur suasana UIN Jakarta yang ol setiap saat??), akhirnya saya dan Bu Laela membenahi ruang yang cukup nyaman agar bisa bekerja.  Paling tidak bisa mengerjakan sesuatu dan mengobrol sesuatu yang lebih bermanfaat tentang pendidikan.  Terus terang mengobrol tentang guru lain atau orang lain bagi saya menyia-nyiakan waktu.  Hanya satu bulan, saya memang harus pindah ke MI lagi.  Ehm...kaya bola bekel aja.  dengan setumpuk teori pendidikan di kepala saya memang merasa miris dengan kualitas guru....apalagi setelah lihat SBI Madania dan JIS sebagai prototife active learning...wah guru AP ketinggalan jauh...hanya "naluri" yang menjadi landasan mereka mengajar.  Dan sangat disayangkan, lulusan UPI yang ada di MI pada saat itu termasuk katagori malas mempraktekan pembelajaran berbasis active learning.  Wah...perlu banyak upgrading...saya pribadi menyediakan diri...tapi guru-guru tampak ogah-ogahan...saya pun tak bisa memaksakan....dalam batin saya..ilmu yang ada pada saya tak dibagi-bagipun tak apa, tak akan basi... terlalu banyak konflik dan ketakutan pada guru, dan ini menjadi penghambat mereka untuk mengekspolere kreatifitas mereka.  Ehmmm dimana akarnya??? bagi guru-guru lama hasil rekutan tahun  sebelum 2001 jiwa sepenuh hati masih membekas kental, tetapi setelah 2003 tampak oleng .  Ya...apa pun yang saya saksikan di tahun 2006 mudah-mudahan tidak terjadi sekarang, karena pendidikan di zaman mendatang dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah...perlu profesionalisme, tim building, dan jiwa inovatif yang tetap berpegang pada tekad "mendidik sepenuh hati"  SUKSES TERUS AP SAYANG  .

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help